Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Kebiasaan masyarakat Indonesia yang harus dilestarikan

Blog Masyarakat Indonesia Membangun,Seiring dengan berkembangnya globalisasi ternyata sangat berdampak dengan kebiasaan masyarakat yang turut berubah. ada perubahan positif adapula perubahan negatif. Sebagai bangsa Timur kita haruslah selalu berbudi luhur, menjaga kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga menjadi masyarakat yang berkarakter.


berikut ini adalah beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam masyarakat kita. dan ini haruslah dilestarikan. dan bersyukurnya kebiasaan ini masih banyak masyarakat yang melakukannya meski mulai berkurang.

1. Mencium tangan Orang Tua
Kita sering menyebutnya salim, kebiasaan ini dilakukan ketika kita keluar atau pulang kerumah. biasanya kebiasaan ini dimulakan ketika seorang bapak berangkat dan pulang mencari rezki sang anak diajarkan mencium tangan sang ayah sambil mendoakan agar sang ayah diberikan rezeki yang banyak. dan kebiasaan tersebut dipupuk hingga sekolah dan bekerja. manfaatnya jelas saling mendoakan kebaikan sekaligus sebagai bentuk rasa sayang sang orang tua ke anak dan rasa hormat sang anak kepada orang tuanya.

2. Penggunaan tangan kanan.
Ini kebiasaan yang baik, karena kanan bisa diartikan sebagai sesuatu yang bersifat baik. kanan dalam bahasa Inggris adalah RIGHT yang persamaan artinya adalah kanan. Dan dalam kajian motivasi otak kanan sering diaplikasikan kreatif, inovatif, pembangun, imajinasi dsb yang biasanya diniliki oleh orang2 yang unggul.

3. Senyum dan sapa
Bangsa Indonesia, bangsa ketimuran yang terkenal sebagai bangsa yang ramah, sehingga bangsa manapun akan selalu merasa nyaman dengan karakter bangsa ini. Itulah kenapa banyak masyarakat luar ingin menetap tinggal di Indonesia.

4. Makan bersama
Dikampung saya suka dibilang padangan, ngumpul makan bareng yang punya sayur dikeluarin dan saling berbagi. meski kadang sambil diikuti dengan ngegosip tapi sangat positif untuk membangun semangat berbagi dan peduli.

5. Musyawarah Mufakat
adalah cara yang sederhana dalam menyelesaikan setiap masalah yang terjadi dalam masyarakat. Budaya inilah yang seharusnya dihidupkan, sehingga masyarakat senantiasa saling menghargai dan perpikir positif dalam menghadapi nsetiap masyarakat. Inilah yang menciptakan bangsa kita menjadi yang berkarakter. 

6. Gotong Royong
kalau dalam musyawarah mufakat menyelesaikan masalah, kalau gotong royong adalah menyelasikan pekerjaan secara bersama. Sebenarnya kalau saja semangat ini tumbuh secara nasional maka akan sangat mudah bangsa kita akan maju.... 

Dan tentunya banyak sekali karakter-karakter bangsa ini yang layak dilestarikan. kalau tidak kita sebagai bangsa Indonesia siapa lagi?

Minggu, 30 Oktober 2011

Video part 4/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 6/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 5/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 3/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 2/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 1/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Minggu, 23 Oktober 2011

Iklan layanan Masyarakat bahaya asap rokok diluncurkan pemprov DKI

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, pemprov DKI Jakarta meluncurkan iklan layanan masyarakat bahaya asap rokok sebagai bentuk implementasi dari peraturan gubernur no.88 tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM). Iklan layanan Masyarakat ini dibuat menjadi dua. masing-masing berdurasi 30 detik dan akan ditayangkan selama empat pekan di televisi nasional dan radio lokal Jakarta.

Iklan Layanan Masyarakat yang pertama memperlihatkan bagaimana rokok dapat merusak organ-organ dalam tubuh perokok, sedang iklan kedua menggambarkan bagaimana anak-anak terpapar asap rokok menderita infeksi sistem pernafasan, infeksi telinga, asma bahkan sindrom meninggal mendadak pada bayi.

Konsep ini mengadopsi dari departemen Kesehatan dan kebersihan kota New York da ternyata telah dinilai efektif karena telah diterapkan di Cina, Meksiko, Filipina, Rusia, Ukraina, dan Amerika sendiri. ini cara pertama yang dilakukan dengan kampanye melalui media massa, ujar Bang Foke, gubernur DKI jakarta. di balaikota DKI Jakarta (rabu, 19/10)

Saat ini tercatat 60 juta lebih warga Indonesia yang merokok dan terdapat 100 ribu yang meninggal setiap tahunnya. Jadi masyarakat harus menyadari kenyataan bahwa tembakau dengan asap rokoknya itu mematikan. Sasaran untuk iklan ini adalah pembeli dan penghisap rokok, sementara untuk pedagang belum ada pembatasan hanya saja untuk iklan rokok, seperti reklame dijalan-jalan protokol dan tempat lain mulai dikurangi.

Juga untuk pengguna rokok khususnya di DKI jakarta TIDAK AKAN diberikan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga MIskin (JPK-Gaskin). karena jika memberikan JPK-Gaskin kepada perokok percuma karena penyakitnya timbul karena dirinya sendiri dan justru ikut membahayakan orang lain.

Masyarakat Indonesia membangun ( MIM ) diharapkan menjadi  organisasi massa yang bebas dari anggota yang merokok karena disadari bahwa tidak ada sedikitpun rokok bermanfaat. Baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi finansial. Mudah-mudahan MIM menjadi pelopor organisasi yang bebas rokok.

Satu hal yang diharapkan kedepan pemerintah mampu menciptakan pekerjaan baru bagi petani tembakau, pekerja produksi rokok, sehingga pemerintah mampu mewujudkan Negara yang kuat tanpa rokok. sesuai dengan peringatan pemerintah; merokok dapat merugikan kesehatan, impotensi dan gangguan janin.

Ayo masyarakat Indonesia Membangun, katakan stop merokok...

Jumat, 21 Oktober 2011

Kebahagian dengan Kepedulian kepada sesama

Blog Masyarakat Indonesia membangun, Ada sebuah kisah tentang seorang wanita kaya yang merasakan kesepian mendalam. Padahal hidupnya dikelilingi oleh teman-teman yang suka hidup dalam kemewahan seperti dirinya dan setiap kesempatan "memborong barang-barang mewah yang diinginkannya. Tapi ternyata semua yang dilakukannya itu tetap tidak Memberinya kebahagiaan dihatinya. Hidupnya tetap tidak Nyaman seakan-akan ada ruang kosong dihatinya. Hati yang tidak terpuaskan oleh limpahan materi dan dipuncak kekosongan bathin, ia memutuskan untuk BUNUH DIRI.

Pikirannya melayang kesana kemari sementara ia berjalan lunglai menyusuri tepian sungai dimana ia akan bunuh diri. Tanpa disadarinya tiba-tiba ada seorang anak kecil sedang merenggek-renggek padanya. tangan mungil anak kecil itu menarik-narik gaunnya tanpa mau melepaskannya sedikitpun, "Ibu, kasihanilah kami, Kami ada enam bersaudara dan saat ini sedang kelaparan. Dua adik saya sekarat karena sudah 3 hari hanya minum air putih saja,"kata bocah itu sambil merintih perlahan.

Wanita kaya itu terdiam sejenak, "kenapa aku tidak meringankan beban keluarga anak malang ini? Aku banyak harta dan aku tidak butuh harta kalau aku sudah mati. kemudian wanita kaya tersebut menunda niatnya untuk mengakhiri hidupnya dan mengajak kerumah untuk menemui saudara-saudara anak malang tersebut. Di rumah tersebut si wanita tersebut mengosongkan dompetnya dan ajaibnya dia merasakan  SEMANGAT HIDUP dan dia merasakan KEBAHAGIAAN yang luar biasa yang belum dirasakannya.

Wanita kaya itu terpaku dan hatinya tersentuh melihat keluarga yang miskin dan kelaparan itu berulang-ulang mengucapkan terima kasih kepadanya. Tanpa disadari, setitik kebahagiaan telah menerobos jiwanya yang kosong itu bertepatan ketika dia membuat orang lain bahagia.

Dan karena tergerak oleh rasa belas kasihan yang tumbuh dihatinya, iapun berjanji kepada anak-anak untuk datang kembali keesok harinya untuk membawa berkah lebih banyak. Saya akan membagikan apa yang telah Tuhan berikan kepada saya secara berlimpah. Wanita kaya itu pulang dengan semangat dan pemikiran yang baru. Ia mulai memahami mengapa Tuhan menganugerahkan kekayaan yang melimpah kepadanya. Ia bertekad untuk tidak mengakhiri hidupnya secara terpaksa atau bunuh diri, dia menyadari masih banyak orang disekitarnya yang membutuhkan dirinya.

Tuhan merancang kita dan menghadirkan kita dialam yang Indah ini bukan hidup untuk diri kita sendiri, akan tetapi untuk berbagi dengan sesama.

Sungguh kita akan merasa berbahagia ketika hidup kita telah memberi dampak yang MEMBANGUN dan mendorong orang lain untuk lebih baik. Karena itu BANGKITKANLAH KEPEDULIAN DAN KASIH TERHADAP ORANG LAIN terutama yang membutuhkan uluran tangan kita. Membuat orang lain bahagia tentunya kita akan merasakan Kebahagiaan tersendiri.

Sahabat MIMers, Semangat MEMBERI haruslah kita sebarkan untuk Indonesia,
Tangan diatas jauh lebih baik daripada tangan dibawah.
Semangat kenegaraan : Apa yang kita berikan untuk negeri ini?
Semangat memberi akan meciptakan kemandirian negeri ini. Saatnya Memberi....

Minggu, 16 Oktober 2011

Berlomba-lombalah dalam membangun

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Kebaikan tidak mempunyai ukuran yang pasti, namun dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya. Semakin baik sesuatu tentunya semakin baik manfaatnya. Ada pepatah yang mengatakan orang baik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS 2: 148)

Melakukan suatu kebaikan adalah karakter manusia yang terdidik, manusia yang mengerti bahwa kita hidup dalam sebuah masyarakat. Kita harus sadar bahwa kita punya peran dalam masyarakat, karena apapun yang kita lakukan haruslah bernilai lebih untuk masyarakat.

Setiap Rosul yang diutus oleh Allahpun selalu memperbaiki kehidupan masyarakat, dalam hal ini adalah membangun masyarakat dari kondisi jahiliyah menjadi masyarakat yang terdidik. Dengan memberikan contoh dan mengajarkan kebaikan, sehingga akan terjadi sebuah masyarakat yang mempunyai semangat untuk berbuat kebaikan seolah-olah kebaikan itu sebuah perlombaan dimana setiap diri dalam masyarakat berkeinginan untuk menjadi yang terbaik dalam melayani masyarakat.

MIM, Masyarakat Indonesia Membangun, sebuah gerakan moral yang dari bangsa Indonesia untuk mengembalikan kembali kejayaan Bangsa yang telah tergadaikan kebaikannya. kebaikan yang hampir  punah akibat ulah orang-orang yang mementingkan kepentingan sendiri maupun golongan. Yang terjadi hari ini dari sabang sampai merauke yang terjadi adalah perlombaan untuk memenangkan diri atau golongan. Sungguh pelanggaran akan cita-cita proklamasi yang tercantum dalam pembukaan UUD 45.

Indonesia akan kembali jaya ketika kita mampu menciptakan pemimpin-pemimpin yang selalu mengedepankan semangat "berlomba-lomba dalam kebaikan" dalam konteknya adalah semangat membangun. Kalau setiap pemimpin mulai dari Sabang sampai Merauke mempunyai semangat ini, Semangat membangun, inisiatif, produktif, pantang menyerah dan mandiri. Mudah-mudahan MIM mampu menghantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang mampu bersaing, mampu berlomba dalam tataran berbangsa dan bernegara. Amin

Kamis, 13 Oktober 2011

Kebaikan harus lebih banyak dari keburukan

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Seperti kita ketahui bahwa hidup ini selalu berpasangan. ada cewek maka ada cowok, ada ada gelap pasti ada terang, ada kebaikan maka ada keburukan. Hari ini kalau kita baca media online maupun offline, atau menonton acara Televisi atau mendengarkan radio kita selalu dicekokin dengan berita-berita kriminal. baik dipemerintahan maupun dimasyarakat.

Berita-berita kriminal tersebut tentu dilihat oleh seluruh lapisan masyarakat baik dari usia kakek nenek, bapak ibu, abang none, maupun anak anak. Sadar ngak sadar informasi tersebut turut memperbanyak kriminalitas apalagi dikehidupan yang banyak terdapat kesenjangan sosial maupun ekonomi. seakan-akan kriminalitas itu adalah sesuatu hal yang wajar apalagi mengatasnamakan kemiskinan, kekurangan, kecemburuan sosial.

Kalau kita melihat Televisi kita akan dicekokin dan akhirnya mengakui bahwa kita adalah bangsa yang sesuai dengan apa yang diberitakan, bangsa korupt*r, pencur*, pelac*r, teror*ist, dan sebagainya. sungguh naif untuk sebuah bangsa yang terkenal sebagai surga dunia. Padahal kalau kita mau telusuri bahwa sebagian besar bangsa kita dikuasai atau tergadaikan ke negara lain. Saat ini sudah jarang sekali berita tentang petani, nelayan, pendidikan, berita tentang daerah dsb.

Adalah Masyarakat Indonesia Membangun atau MIM, adalah Organisasi Kemasyarakatan yang peduli dengan kondisi bangsa, mengingatkan kembali kepada masyarakat akan cita-cita kemerdekaan yang hakekatnya adalah membangun. Kata yang mungkin akan hilang dalam kosa kata bahasa Indonesia kalau saja  kita melupakan hakekat dari mengisi kemerdekaan yaitu Membangun.

Sayang, keinginan mulia tersebut yang harusnya kita dukung justru masih aja ada yang berusaha melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan. Mungkin itulah proses pembelajaran buat kita agar selalu berbuat lebih baik sehingga mereka mengerti apa yang sebenarnya ingin kita lakukan. Tebarlah kebaikan, sampaikanlah kebaikan, promosikanlah kebaikan, ceritakanlah kebaikan, tularkanlah kebaikan mungkin itulah yang saat ini kita bisa lakukan. 

Kebaikan harus lebih banyak dibicarakan daripada keburukan. Itu mutlak untuk menciptakan Masyarakat yang mampu bersaing dalam tataran hidup berbangsa dan bernegara. Ceritakanlah tentang pembangunan, baik diri mental, maupun pembagunan fisik. Ingatlah ketika Rosul-rosul diutus mereka menciptakan tatanan masyarakat yang kuat dan menciptakan bangunan-bangunan yang kuat. Kitapun bisa bahkan lebih bisa karena kita tinggal mencontek, meniru dan melengkapi lebih baik lagi...

salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan adalah share tulisan ini... dan buatlah blog dan tulislah tentang kebaikan...

Info Ekonomi