Tampilkan postingan dengan label Sosial Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Kebiasaan masyarakat Indonesia yang harus dilestarikan

Blog Masyarakat Indonesia Membangun,Seiring dengan berkembangnya globalisasi ternyata sangat berdampak dengan kebiasaan masyarakat yang turut berubah. ada perubahan positif adapula perubahan negatif. Sebagai bangsa Timur kita haruslah selalu berbudi luhur, menjaga kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga menjadi masyarakat yang berkarakter.


berikut ini adalah beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam masyarakat kita. dan ini haruslah dilestarikan. dan bersyukurnya kebiasaan ini masih banyak masyarakat yang melakukannya meski mulai berkurang.

1. Mencium tangan Orang Tua
Kita sering menyebutnya salim, kebiasaan ini dilakukan ketika kita keluar atau pulang kerumah. biasanya kebiasaan ini dimulakan ketika seorang bapak berangkat dan pulang mencari rezki sang anak diajarkan mencium tangan sang ayah sambil mendoakan agar sang ayah diberikan rezeki yang banyak. dan kebiasaan tersebut dipupuk hingga sekolah dan bekerja. manfaatnya jelas saling mendoakan kebaikan sekaligus sebagai bentuk rasa sayang sang orang tua ke anak dan rasa hormat sang anak kepada orang tuanya.

2. Penggunaan tangan kanan.
Ini kebiasaan yang baik, karena kanan bisa diartikan sebagai sesuatu yang bersifat baik. kanan dalam bahasa Inggris adalah RIGHT yang persamaan artinya adalah kanan. Dan dalam kajian motivasi otak kanan sering diaplikasikan kreatif, inovatif, pembangun, imajinasi dsb yang biasanya diniliki oleh orang2 yang unggul.

3. Senyum dan sapa
Bangsa Indonesia, bangsa ketimuran yang terkenal sebagai bangsa yang ramah, sehingga bangsa manapun akan selalu merasa nyaman dengan karakter bangsa ini. Itulah kenapa banyak masyarakat luar ingin menetap tinggal di Indonesia.

4. Makan bersama
Dikampung saya suka dibilang padangan, ngumpul makan bareng yang punya sayur dikeluarin dan saling berbagi. meski kadang sambil diikuti dengan ngegosip tapi sangat positif untuk membangun semangat berbagi dan peduli.

5. Musyawarah Mufakat
adalah cara yang sederhana dalam menyelesaikan setiap masalah yang terjadi dalam masyarakat. Budaya inilah yang seharusnya dihidupkan, sehingga masyarakat senantiasa saling menghargai dan perpikir positif dalam menghadapi nsetiap masyarakat. Inilah yang menciptakan bangsa kita menjadi yang berkarakter. 

6. Gotong Royong
kalau dalam musyawarah mufakat menyelesaikan masalah, kalau gotong royong adalah menyelasikan pekerjaan secara bersama. Sebenarnya kalau saja semangat ini tumbuh secara nasional maka akan sangat mudah bangsa kita akan maju.... 

Dan tentunya banyak sekali karakter-karakter bangsa ini yang layak dilestarikan. kalau tidak kita sebagai bangsa Indonesia siapa lagi?

Minggu, 30 Oktober 2011

Video part 4/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 6/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 5/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 3/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 2/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Video part 1/6 The New Rulers of The World, Teks Indonesia

Minggu, 23 Oktober 2011

Iklan layanan Masyarakat bahaya asap rokok diluncurkan pemprov DKI

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, pemprov DKI Jakarta meluncurkan iklan layanan masyarakat bahaya asap rokok sebagai bentuk implementasi dari peraturan gubernur no.88 tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM). Iklan layanan Masyarakat ini dibuat menjadi dua. masing-masing berdurasi 30 detik dan akan ditayangkan selama empat pekan di televisi nasional dan radio lokal Jakarta.

Iklan Layanan Masyarakat yang pertama memperlihatkan bagaimana rokok dapat merusak organ-organ dalam tubuh perokok, sedang iklan kedua menggambarkan bagaimana anak-anak terpapar asap rokok menderita infeksi sistem pernafasan, infeksi telinga, asma bahkan sindrom meninggal mendadak pada bayi.

Konsep ini mengadopsi dari departemen Kesehatan dan kebersihan kota New York da ternyata telah dinilai efektif karena telah diterapkan di Cina, Meksiko, Filipina, Rusia, Ukraina, dan Amerika sendiri. ini cara pertama yang dilakukan dengan kampanye melalui media massa, ujar Bang Foke, gubernur DKI jakarta. di balaikota DKI Jakarta (rabu, 19/10)

Saat ini tercatat 60 juta lebih warga Indonesia yang merokok dan terdapat 100 ribu yang meninggal setiap tahunnya. Jadi masyarakat harus menyadari kenyataan bahwa tembakau dengan asap rokoknya itu mematikan. Sasaran untuk iklan ini adalah pembeli dan penghisap rokok, sementara untuk pedagang belum ada pembatasan hanya saja untuk iklan rokok, seperti reklame dijalan-jalan protokol dan tempat lain mulai dikurangi.

Juga untuk pengguna rokok khususnya di DKI jakarta TIDAK AKAN diberikan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga MIskin (JPK-Gaskin). karena jika memberikan JPK-Gaskin kepada perokok percuma karena penyakitnya timbul karena dirinya sendiri dan justru ikut membahayakan orang lain.

Masyarakat Indonesia membangun ( MIM ) diharapkan menjadi  organisasi massa yang bebas dari anggota yang merokok karena disadari bahwa tidak ada sedikitpun rokok bermanfaat. Baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi finansial. Mudah-mudahan MIM menjadi pelopor organisasi yang bebas rokok.

Satu hal yang diharapkan kedepan pemerintah mampu menciptakan pekerjaan baru bagi petani tembakau, pekerja produksi rokok, sehingga pemerintah mampu mewujudkan Negara yang kuat tanpa rokok. sesuai dengan peringatan pemerintah; merokok dapat merugikan kesehatan, impotensi dan gangguan janin.

Ayo masyarakat Indonesia Membangun, katakan stop merokok...

Jumat, 21 Oktober 2011

Kebahagian dengan Kepedulian kepada sesama

Blog Masyarakat Indonesia membangun, Ada sebuah kisah tentang seorang wanita kaya yang merasakan kesepian mendalam. Padahal hidupnya dikelilingi oleh teman-teman yang suka hidup dalam kemewahan seperti dirinya dan setiap kesempatan "memborong barang-barang mewah yang diinginkannya. Tapi ternyata semua yang dilakukannya itu tetap tidak Memberinya kebahagiaan dihatinya. Hidupnya tetap tidak Nyaman seakan-akan ada ruang kosong dihatinya. Hati yang tidak terpuaskan oleh limpahan materi dan dipuncak kekosongan bathin, ia memutuskan untuk BUNUH DIRI.

Pikirannya melayang kesana kemari sementara ia berjalan lunglai menyusuri tepian sungai dimana ia akan bunuh diri. Tanpa disadarinya tiba-tiba ada seorang anak kecil sedang merenggek-renggek padanya. tangan mungil anak kecil itu menarik-narik gaunnya tanpa mau melepaskannya sedikitpun, "Ibu, kasihanilah kami, Kami ada enam bersaudara dan saat ini sedang kelaparan. Dua adik saya sekarat karena sudah 3 hari hanya minum air putih saja,"kata bocah itu sambil merintih perlahan.

Wanita kaya itu terdiam sejenak, "kenapa aku tidak meringankan beban keluarga anak malang ini? Aku banyak harta dan aku tidak butuh harta kalau aku sudah mati. kemudian wanita kaya tersebut menunda niatnya untuk mengakhiri hidupnya dan mengajak kerumah untuk menemui saudara-saudara anak malang tersebut. Di rumah tersebut si wanita tersebut mengosongkan dompetnya dan ajaibnya dia merasakan  SEMANGAT HIDUP dan dia merasakan KEBAHAGIAAN yang luar biasa yang belum dirasakannya.

Wanita kaya itu terpaku dan hatinya tersentuh melihat keluarga yang miskin dan kelaparan itu berulang-ulang mengucapkan terima kasih kepadanya. Tanpa disadari, setitik kebahagiaan telah menerobos jiwanya yang kosong itu bertepatan ketika dia membuat orang lain bahagia.

Dan karena tergerak oleh rasa belas kasihan yang tumbuh dihatinya, iapun berjanji kepada anak-anak untuk datang kembali keesok harinya untuk membawa berkah lebih banyak. Saya akan membagikan apa yang telah Tuhan berikan kepada saya secara berlimpah. Wanita kaya itu pulang dengan semangat dan pemikiran yang baru. Ia mulai memahami mengapa Tuhan menganugerahkan kekayaan yang melimpah kepadanya. Ia bertekad untuk tidak mengakhiri hidupnya secara terpaksa atau bunuh diri, dia menyadari masih banyak orang disekitarnya yang membutuhkan dirinya.

Tuhan merancang kita dan menghadirkan kita dialam yang Indah ini bukan hidup untuk diri kita sendiri, akan tetapi untuk berbagi dengan sesama.

Sungguh kita akan merasa berbahagia ketika hidup kita telah memberi dampak yang MEMBANGUN dan mendorong orang lain untuk lebih baik. Karena itu BANGKITKANLAH KEPEDULIAN DAN KASIH TERHADAP ORANG LAIN terutama yang membutuhkan uluran tangan kita. Membuat orang lain bahagia tentunya kita akan merasakan Kebahagiaan tersendiri.

Sahabat MIMers, Semangat MEMBERI haruslah kita sebarkan untuk Indonesia,
Tangan diatas jauh lebih baik daripada tangan dibawah.
Semangat kenegaraan : Apa yang kita berikan untuk negeri ini?
Semangat memberi akan meciptakan kemandirian negeri ini. Saatnya Memberi....

Minggu, 16 Oktober 2011

Berlomba-lombalah dalam membangun

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Kebaikan tidak mempunyai ukuran yang pasti, namun dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya. Semakin baik sesuatu tentunya semakin baik manfaatnya. Ada pepatah yang mengatakan orang baik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS 2: 148)

Melakukan suatu kebaikan adalah karakter manusia yang terdidik, manusia yang mengerti bahwa kita hidup dalam sebuah masyarakat. Kita harus sadar bahwa kita punya peran dalam masyarakat, karena apapun yang kita lakukan haruslah bernilai lebih untuk masyarakat.

Setiap Rosul yang diutus oleh Allahpun selalu memperbaiki kehidupan masyarakat, dalam hal ini adalah membangun masyarakat dari kondisi jahiliyah menjadi masyarakat yang terdidik. Dengan memberikan contoh dan mengajarkan kebaikan, sehingga akan terjadi sebuah masyarakat yang mempunyai semangat untuk berbuat kebaikan seolah-olah kebaikan itu sebuah perlombaan dimana setiap diri dalam masyarakat berkeinginan untuk menjadi yang terbaik dalam melayani masyarakat.

MIM, Masyarakat Indonesia Membangun, sebuah gerakan moral yang dari bangsa Indonesia untuk mengembalikan kembali kejayaan Bangsa yang telah tergadaikan kebaikannya. kebaikan yang hampir  punah akibat ulah orang-orang yang mementingkan kepentingan sendiri maupun golongan. Yang terjadi hari ini dari sabang sampai merauke yang terjadi adalah perlombaan untuk memenangkan diri atau golongan. Sungguh pelanggaran akan cita-cita proklamasi yang tercantum dalam pembukaan UUD 45.

Indonesia akan kembali jaya ketika kita mampu menciptakan pemimpin-pemimpin yang selalu mengedepankan semangat "berlomba-lomba dalam kebaikan" dalam konteknya adalah semangat membangun. Kalau setiap pemimpin mulai dari Sabang sampai Merauke mempunyai semangat ini, Semangat membangun, inisiatif, produktif, pantang menyerah dan mandiri. Mudah-mudahan MIM mampu menghantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang mampu bersaing, mampu berlomba dalam tataran berbangsa dan bernegara. Amin

Sabtu, 15 Oktober 2011

60 milyar dari pencurian pulsa, perhari!

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Fenomena pencurian pulsa yang dilakukan Content Provider ( CP ) menjadi berita yang tiada kunjung habis. Lumayan lho buat penggalangan dana 2014, hehe. ya emang begitulah sosok negeri ini dimana ada kesempatan disitu kejahatan bernafsu.

Prosesnya sangat simple, tinggal siapin kontent, misal : ada 20 cewek dikafe 10 diantaranya masih jomblo. mau kenalan? ketik bintang. gampangkan dengan ketik bintang pulsa langsung terpotong. Langkah selanjutnya hubungi operator (oknum yang nakal) kemudian si oknum, berapa targetnya misal Rp 60 milyar, si oknum memberikan 3juta no pelanggan dengan pemotongan Rp 2000 berarti sehari pemasukannya Rp 6milyar. berapa tuh sebulan itung aja sendiri. si CP tinggal terima aja sepertiganya. hmmm gampang ya meramp*k duit rakyat... Ada berapa CP yang nakal? 10, 20,  100, 200 makin banyaklah uang rakyat yang diramp*k.

mau mengadukan hal ini ke polisi? jangan harap akan memberikan pelayanan yang baik pasti dipersulit. sudahlah biarlah Tuhan yang menghukum mereka dengan hukuman yang setimpal. 

Berandai-andai kalau saja uang itu dibuat untuk membangun pusat pendidikan atau pusat pelatihan kemandirian rakyat sepertinya sangat bermanfaat, tentunya dengan pengawasan publik yang ketat.

belajar bikin kontent yuk, tapi yang positif tentunya;
ada 10 juta rakyat belajar wirausaha, 1 juta diantaranya kurang mampu. mau menolong mereka tekan bintang atau hubungi **** dari HP anda.

punya kontent lain share ya, kali si CP kehabisan ide...

Satu hal yang perlu kita perhatikan, jangan mudah mengikuti perintah yang dibuat oleh CP seperti ketik bintang, ketik reg lalu sms, atau me replay sms yang masuk. hapus saja sms yang masuk atau hiraukan kalau ada perintah ketik bintang. semua itu berujung pada pemotongan pulsa.

Kemacetan adalah penyebab utama kehancuran masa depan bangsa

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Kemacetan telah menjadi hal yang biasa diperkotaan. Kemacetan timbul karena ketidak seimbangan antara panjang jalan dengan populasi kendaraan. Panjang jalan di Jakarta saja hanya 7650km atau sekitar 6.5% dengan tingkat pertumbuhan 0.01% pertahun. Ini sangat tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang mencapai 5,4juta dengan komposisi 98% kendaraan pribadi dan 2% kendaraan umum. Faktor utama kemacetan adalah kurangnya management pembangunan kota ditambah kontrol yang asal-asalan.

Anehnya beberapa aparat justru menyalahkan pengguna jalan yang tidak disiplin. Kita akui kalau banyak pengguna jalan yang tidak disiplin namun semua dipicu dari tidak seimbangnya volume kendaraan dengan panjang jalan. Mau displin kayak apapun tetap akan macet, bukan berarti kita setuju dengan pengguna jalan yang tidak disiplin hanya saja kita tidak ingin masyarakatlah yang disalahkan.

Kita yakin kalau saja pemerintah dan didukung masyarakat mejalankan program yang sudah dibuat akan mampu mengatasinya terutama jika realisasi moda tranportasi umum seperti trans jakarta, monorel , sub way dan water way dijalankan dengan tepat waktu akan mampu mengurangi kemacetan. tentunya dengan fasilitas yang memadai dan pengawasan yang ketat disertai dengan sosialisasi yang terus menerus.

Terlepas dari keinginan tersebut, kemacetan adalah alat pembunuh masa depan yang paling utama, berikut beberapa hal yang diakibatkan kemacetan,

1. Pemborosan bahan bakar, ini akan menjadi momok di masa depan kalau saja stok bahan bakar yang semakin menipis tidak disertai dengan pengembangan energi alternatif. sekaligus menjadi pemicu mahalnya harga barang-barang karena meningkatnya biaya perjalanan.

2. Hilangnya kearifan dalam keluarga dan masyarakat, inilah akibat kemacetan yang paling fatal. Untuk mengatasi keterlambatan akibat kemacetan kita harus berangkat jauh lebih pagi dan pulang tetap malem karena macet. efek yang terjadi adalah

a. Intensitas pertemuan kepala keluarga dengan anggota keluarga sangat sedikit, berangkat anak masih tidur pulang anak sudah tidur.

b. Kontrol terhadap anak menjadi sangat minim, gimana mau kontrol kita aja masih kemacetan. Inilah kenapa anak diperkotaan sangat rentan dengan narkoba karena minimnya kedekatan dengan orang tua.

c. Keharmonisan keluarga tergadaikan. Sang suami pulang dalam kondisi kelelahan belum lagi kalau isteri juga kerja.

d. Kurangnya waktu dalam bersosialisasi dengan masyarakat akan menimbulkan karakter masyarakat yang kurang empati dengan masyarakat lain, elo elo, gue gue... Ini yang telah menhilangkan budaya gotong royong yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia.

3. Memburuknya kesehatan akibat polusi yang makin meningkat, penyakit pernafasan karena menghirup udara yang beracun. Konon lagi air didaerah bogorpun mulai tercemar karena zat-zat beracun dari kendaraan akan turun bersama hujan dan masuk ke air. makanya sekarang banyak sekali penyakit yang aneh-aneh.

Dan masih banyak masalah-masalah lain yang timbul akibat kemacetan ini, mau nambahin?

Kamis, 13 Oktober 2011

Kebaikan harus lebih banyak dari keburukan

Blog Masyarakat Indonesia Membangun, Seperti kita ketahui bahwa hidup ini selalu berpasangan. ada cewek maka ada cowok, ada ada gelap pasti ada terang, ada kebaikan maka ada keburukan. Hari ini kalau kita baca media online maupun offline, atau menonton acara Televisi atau mendengarkan radio kita selalu dicekokin dengan berita-berita kriminal. baik dipemerintahan maupun dimasyarakat.

Berita-berita kriminal tersebut tentu dilihat oleh seluruh lapisan masyarakat baik dari usia kakek nenek, bapak ibu, abang none, maupun anak anak. Sadar ngak sadar informasi tersebut turut memperbanyak kriminalitas apalagi dikehidupan yang banyak terdapat kesenjangan sosial maupun ekonomi. seakan-akan kriminalitas itu adalah sesuatu hal yang wajar apalagi mengatasnamakan kemiskinan, kekurangan, kecemburuan sosial.

Kalau kita melihat Televisi kita akan dicekokin dan akhirnya mengakui bahwa kita adalah bangsa yang sesuai dengan apa yang diberitakan, bangsa korupt*r, pencur*, pelac*r, teror*ist, dan sebagainya. sungguh naif untuk sebuah bangsa yang terkenal sebagai surga dunia. Padahal kalau kita mau telusuri bahwa sebagian besar bangsa kita dikuasai atau tergadaikan ke negara lain. Saat ini sudah jarang sekali berita tentang petani, nelayan, pendidikan, berita tentang daerah dsb.

Adalah Masyarakat Indonesia Membangun atau MIM, adalah Organisasi Kemasyarakatan yang peduli dengan kondisi bangsa, mengingatkan kembali kepada masyarakat akan cita-cita kemerdekaan yang hakekatnya adalah membangun. Kata yang mungkin akan hilang dalam kosa kata bahasa Indonesia kalau saja  kita melupakan hakekat dari mengisi kemerdekaan yaitu Membangun.

Sayang, keinginan mulia tersebut yang harusnya kita dukung justru masih aja ada yang berusaha melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan. Mungkin itulah proses pembelajaran buat kita agar selalu berbuat lebih baik sehingga mereka mengerti apa yang sebenarnya ingin kita lakukan. Tebarlah kebaikan, sampaikanlah kebaikan, promosikanlah kebaikan, ceritakanlah kebaikan, tularkanlah kebaikan mungkin itulah yang saat ini kita bisa lakukan. 

Kebaikan harus lebih banyak dibicarakan daripada keburukan. Itu mutlak untuk menciptakan Masyarakat yang mampu bersaing dalam tataran hidup berbangsa dan bernegara. Ceritakanlah tentang pembangunan, baik diri mental, maupun pembagunan fisik. Ingatlah ketika Rosul-rosul diutus mereka menciptakan tatanan masyarakat yang kuat dan menciptakan bangunan-bangunan yang kuat. Kitapun bisa bahkan lebih bisa karena kita tinggal mencontek, meniru dan melengkapi lebih baik lagi...

salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan adalah share tulisan ini... dan buatlah blog dan tulislah tentang kebaikan...

Selasa, 04 Oktober 2011

1000 blog persembahan Masyarakat Indonesia Membangun

Masyarakat Indonesia Membangun adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat nasional Indonesia, terbuka, menjunjung tinggi Hak – hak Asasi Manusia, penuh toleransi dan damai. Organisasi yang tumbuh dalam kondisi masyarakat yang membutuhkan "setitik harapan" untuk Membangun kembali negeri yang sedang dirundung kegelapan. Munculnya organisasi ini dimulakan atas kesadaran akan,
1. Bahwasanya membangun Negara dan bangsa adalah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia, kapanpun dan dalam situasi apapun.
2. Bahwasanya keberlanjutan pembangunan nasional harus dapat berjalan dengan seksama, dalam mewujudkan cita –cita membangun manusia Indonesia seutuhnya dalam seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk kejayaan Indonesia.
3. Bahwasanya membangun adalah manifestasi dari pada cita – cita kemerdekaan Indonesia, merdeka adalah untuk membangun.

Kesadaran tersebut diikuti dengan keyakinan bahwa Tuhan tidak akan merubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri.  Dalam hal ini kita sebagai bangsa Indonesia hanyalah bisa Bangkit sepanjang kita sebagai warga bangsa Indonesia mau Membangun kembali bangsa ini dengan penuh Kesadaran.

Sebuah motivator mengatakan,
Jagalah pikiranmu, karena pikiranmu akan menjadi ucapanmu
Jagalah ucapanmu, karena ucapanmu akan menjadi perbuatanmu
Jagalah perbuatanmu, karena perbuatanmu akan menjadi sifatmu
Jagalah sifatmu, karena sifatmu akan menjadi karaktermu
Jagalah karaktermu, karena karaktermu akan menentukan nasibmu

Semua diawali dari pikiran! Yupz, Pikiran yang kuat untuk membangun negeri ini...
Pemikiran akan semakin kuat terbentuk apabila kita tulis atau kita catat dan kita share.Untuk itu admin Group Masyarakat Indonesia Membangun mengajak sahabat MIMer untuk bersama-sama menulis pemikiran kita dalam bentuk Blog atau website, dengan tema ;


Nanti kesemua blog akan kita share kedalam Blogger MIMers yang ada didalam group MIM. ( anda bisa share langsung dengan catatan ada posting tentang MIM) dan akan dibuatkan free backlink dari blog ini.

Menulis pemikiran kita dalam sebuah blog akan mempunyai manfaat tersendiri dan tentunya juga akan bernilai produktif bagi si penulis. Mari kita dukung....

Jumat, 16 September 2011

Cara Sederhana Membangun Indonesia


Pernah mendengar motivasi berikut...

Jagalah pikiranmu, karena pikiranmu akan menjadi ucapanmu
Jagalah ucapanmu, karena ucapanmu akan menjadi perbuatanmu
Jagalah perbuatanmu, karena perbuatanmu akan menjadi sifatmu
Jagalah sifatmu, karena sifatmu akan menjadi karaktermu
Jagalah karaktermu, karena karaktermu akan menentukan nasibmu


Hari ini disetiap media baik TV maupun koran, setiap hari berisi tentang korupsi, koruptor, mafia pajak peradilan, dsb yang antara sadar dan tidak sadar membuat suatu pemikiran bahwa bangsa ini adalah bangsa  yang disebutkan tadi. Sulitnya menyelesaikan masalah-masalah tersebut menambah semakin kuatnya nilai dari bangsa kita.
Hal yang paling menakutkan adalah ketika masalah tersebut menjadi doktrin yang kuat bahwa bangsa adalah bangsa koruptor. endingnya adalah koruptor akan menjadi hal yang BIASA saja di negeri ini.

MIM, Masyarakat Indonesia Membangun. menurut saya adalah solusi sederhana untuk negeri ini. Coba kita ilustrasikan, kalau setiap berbicara Masyarakat Indonesia Membangun, hal yang akan timbul adalah
1. dari kata Masyarakat, menyatakan bahwa kita adalah makhluk SOSIal yang butuh kebersamaan, saling tolong menolong, gotong royong dsb.
2. Dari kata Indonesia akan memunculkan nasionalisme keIndonesiaan yang mulai luntur.
3. dari kata Membangun adalah sesuatu yang positif, identik dengan berkarya, mencipta, bekerja, beraktifitas secara bersama.

Kata yang positif yang harus selalu kita tampilkan agar ke depan bangsa ini menjadi bangsa yang Besar, yang terus berkarya, dan mampu tampil dalam tataran masyarakat yang lebih besar yaitu masyarakat dunia.

Ayo kita perbanyak kata-kata, Masyarakat / Indonesia / Membangun...
Selamat beraktifites...

Selasa, 13 September 2011

Belajar dari Taman kampung Cyber Jogjakarta

Begitu melihat info dari MetroTV 8-11 tentang Kampung Cyber RT38 di Jogjakarta jadi merasa terpanggil untuk memposting di Blog ini. Langsung seaching di mbah google ternyata sudah banyak yang posting tentang kampung cyber ini. Namanya si keren Kampung Cyber yang dipelopori oleh A Heri Sutanto, ketua RT 36 adalah sebuah perkampungan di daerah jogjakarta di rt36, Taman Jogjakarta.

Cyber Village RT 36 Taman dipusatkan di poskamling warga yang dilengkapi dengan komputer dan laptop hasil patungan dan koneksinya diperoleh dari warga yang kebetulan sudah mengakses internet.Mengetahui bahwa sumber daya manusia yang ada terbatas, kita dipaksa untuk belajar bersama-sama untuk memanfaatkan teknologi ini se-efisien dan se-efektif mungkin dengan membuat para penghuni berinteraksi satu sama lain untuk terciptanya pembangunan Program Desa Cyber ini.

"Program ini membuat interaksi antara penduduk lokal melalui media internet meningkat. Ekonomi mereka juga naik, terutama dalam penjualan kerajinan secara online. Kebutuhan akan informasi dan pengetahuan teknologi juga ditransfer cukup baik, sehingga kehidupan sosial sekitarnya tumbuh lebih subur," terang Heri. bahkan salah satu produsen kerajinan setempat sudah mendapat klien dari Spanyol. WOW...

Anehnya kemajuan ini belum direspon oleh pemerintah setempat sebagai daya ungkit ekonomi masyarakat menengah kebawah terbukti dengan beberapa kali proposal pengembangan kampung cyber ditolak.

Jadi terbayang kalau MIM mampu menggerakan ekonomi masyarakat melalui kampung Cyber di tiap-tiap wilayah. ada berapa kampung Cyber yang dibangun oleh MIMers ya? Dan tentunya akan menjadi mercu suar pembangun ekonomi pedesaan. Hayo siapa yang mau mulai....

Jumat, 09 September 2011

Hilangnya kearifan lokal dalam keluarga

Beberapa hari ini saya online diwarnet (koneksi modem Lemot), biasanya saya memang sering mempromosikan usaha saya dengan memasang iklan di situs-situs iklan baris.

Ada yang menarik, setiap hari saya online di beberapa warnet sekitar jam 09 malam. ternyata banyak anak-anak kecil yang menurut perkiraan saya mereka masih sekolah SD atau SMP, dan mereka bukan cuma laki-laki lho. Pertanyaan saya, apa mereka ngak dicari sama orang tua mereka ya? apalagi yang punya anak perempuan?

Dulu ketika zaman saya masih SD atau SMP, setiap kali menjelang maghrib saya sudah didorong-dorong untuk kemasjid atau surau. selepas ba'da isya' kalau belum pulang pasti dicari-cari. pulangpun langsung belajar. Apa yang terjadi dengan kehidupan sekarang? Kemanakah orang tua yang seperti dulu? Yang sangat peduli dengan anak. Orang tua yang begitu arif.

Wajarlah kalau orang tua yang masih peduli dengan anak-anaknya takut dengan kehidupan diluar, kebebasan yang tidak terkontrol bahkan cenderung dibiarkan. Rokok, Narkoba, bahkan seks telah menjadi momok yang kapan saja siap mengancam. Masyarakat yang nyaris tidak peduli dengan kondisi tersebut menambah makin lengkap kebebasan mereka.

Masyarakat yang bebas, tak terdidik, tak terarah dan cenderung semaunya sendiri, itulah mungkin yang akan terbentuk dalam generasi masyarakat ke depan kalau saja kearifan dalam keluarga telah hilang.

Pendidikan, Hanya Pendidikan yang terarah, yang tersistem adalah solusi yang tepat. One Pipe Education System yang diterapkan Al zaytun adalah salah satu jawaban bagi generasi ke depan yang kuat, disiplin dan berakhlak dan bertoleransi. Pendidikan yang terkontrol tiap detik, tiap nafas dari anak didik akan meciptakan generasi yang mampu bersaing dengan masyarakat dunia manapun. Mudah2an kelak sistem ini menjadi Konsep dan kurikulum bagi negeri kita tercinta Indonesia.

Info Ekonomi